Reposted by : Anditya Ignatius
Jika datang pagi maka janganlah menunggu tibanya sore. Pada hari ini Anda hidup, bukan di hari kemarin yang telah berlalu dengan segala kebaikan dan kejelekannya, dan bukan pula hari esok yang belum tentu datang. Hari ini dengan mataharinya yang menyinari Anda, adalah hari Anda. Umur Anda hanya sehari. Karena itu anggaplah rentang kehidupan Anda adalah hari ini saja, seakan-akan Anda dilahirkan pada hari ini dan akan mati hari ini juga. Saat itulah Anda hidup, jangan tersangkut dengan gumpalan masa lalu dengan segala keresahan dan kesusahannya, dan jangan pula terikat dengan ketidakpastian-ketidakpastian di masa yang penuh dengan hal-hal yang menakutkan serta gelombang yang sangat mengerikan. Hanya untuk hari sajalah seharusnya Anda mencurahkan seluruh perhatian, kepedulian dan kerja keras.
Pada hari ini Anda harus mempersembahkan kualitas shalat yang khusyu', bacaan Al-Quran yang sarat tadabbur, dzikir yang sepenuh hati, keseimbangan dalam segala hal, keindahan dalam akhlak, kerelaan dengan semua Allah berikan, perhatian terhadap keadaan sekitar, perhatian pada jiwa dan raga, serta bersikap sosial terhadap sesama.
Hanya untuk hari ini saja, saat mana Anda hidup. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar membagi setiap jamnya. Anggaplah setiap menitnya sebagai hitungan tahun, dan setiap detiknya sebagai hitungan bulan, saat-saat dimana Anda bisa menanam kebaikan dan mempersembahkan sesuatu yang indah. Beristighfarlah atas semua dosa, ingatlah selalu kepada- Nya, bersiap-siaplah untuk sebuah perjalanan nanti, dan nikmatilah hari ini dengan segala kesenangan dan kebahagiaan. Terimalah rezeki yang Anda dapatkan hari ini dengan penuh keridhaan: Istri, suami, anak-anak, tugas-tugas, rumah, ilmu, dan posisi Anda.
"Maka berpegangteguhlah dengan apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur." (QS Al-A'raf: 144)
Jalanilah hidup Anda hari ini dengan tanpa kesedihan dan guncangan jiwa, tanpa rasa tidak menerima dan keirian, dan tanpa kedengkian.
Satu hal yang harus Anda lakukan adalah menuliskan pada dinding hati Anda suatu kalimat (yang juga harus Anda tuliskan dia atas meja Anda): "Harimu adalah hari ini". Jika Anda makan nasi hangat hari ini, maka apakah nasi yang Anda makan kemarin atau nasi besok hari yang belum jadi akan berdampak negatif terhadap diri Anda?
Jika Anda bisa minum air jernih dan segar hari ini, maka mengapa Anda harus bersedih atas air asin yang Anda minum kemarin? Atau, mengapa malah mengharapkan air yang hambar dan panas yang akan datang esok hari?
Jika Anda jujur terhadap diri Anda sendiri maka dengan kemauan keras, Anda akan bisa menundukkan jiwa Anda pada teori ini : "Saya tidak akan pernah hidup kecuali hari ini." Oleh karena itu, manfaatkanlah hari ini, setiap detiknya, untuk membangun kepribadian untuk mengembangkan semua potensi yang ada, dan untuk membersihkan amalan Anda.
Katakanlah: "Hari ini saya akan mengatakan yang baik-baik saja. Saya tidak akan pernah mengucapkan kata-kata kotor dan menjijikkan, tidak akan pernah mencela dan mengghibah. Hari ini saya akan menertibkan rumah dan kantor, agar tidak semrawut dan berantakan, agar rapi dan teratur. Karena saya hanya hidup untuk hari ini saja maka saya akan memperhatikan kebersihan dan penampilan diri. Juga, gaya hidup, keseimbangan cara berjalan, bertutur dan tindak tanduk."
Karena saya hanya hidup untuk hari ini saja maka saya akan berusaha sekuat tenaga untuk taat kepada Rabb, melakukan shalat sesempurna mungkin, melakukan shalat-shalat nafilah sebagai bekal untuk diri sendiri, bergelut dengan Al-Qur'an, mengkaji buku-buku yang ada, mencatat hal-hal yang perlu, dan menelaah buku yang bermanfaat.
Saya hidup untuk hari ini saja, karenanya saya akan menanam nilai-nilai keutamaan di dalam hati ini dan mencabut pohon kejahatan berikut ranting-rantingnya yang berduri: takabur, ujub, riya', dan buruk sangka.
Saya hidup untuk hari ini saja, karenanya saya akan berbuat baik kepada orang lain dan mengulurkan tangan kebaikan kepada mereka: menjenguk yang sakit, mengantarkan jenazah, menunjukkan jalan yang benar bagi yang kebingungan, memberi makan orang kelaparan, menolong orang yang sedang dalam kesulitan, membantu yang dizhalimi, membantu yang lemah, mengasihi yang menderita, menghormati seorang yang alim, menyayangi anak kecil, dan menghormati yang sepuh.
Karena saya hidup untuk hari ini saja maka saya akan hidup untuk mengucapkan, "Wahai masa lalu yang telah berlalu dan selesai, tenggelamlah bersama mataharimu. Aku tidak akan menangisi kepergianmu, dan kamu tidak akan pernah melihatku tercenung sedetikpun untuk mengingatmu. Kamu telah meninggalkan kami semua, pergi dan tak pernah kembali lagi."
"Wahai masa depan, yang masih berada dalam keghaiban, aku tidak akan pernah bergelut dengan mimpi-mimpi dan tidak akan pernah menjual diri untuk ilusi. Aku tidakk memburu sesuatu yang belum tentu ada karena esok hari tidak berarti apa-apa, esok hari adalah sesuatu yang belum diciptakan, dan tidak pantas dikenang."
"Hari Anda adalah hari ini", adalah ungkapan yang paling indah dalam "kamus kebahagiaan", kamus bagi mereka yang menginginkan kehidupan yang paling indah dan menyenangkan.
Assyarkhan ( Adi Supriadi )
Ma’had Al iMarat Bandung
Jln. Inhoftank No. 17 Bandung 40243 Jawa Barat
Mottoku
Selasa, 19 Mei 2015
Kamis, 14 Mei 2015
Sunday, 29 March 2015 - 09:51
Kemenag Minta 3.000 Kuota untuk Penyuluh Agama
- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/03/kemenag-minta-3-000-kuota-untuk-penyuluh-agama.html#sthash.GnMtpTnH.dpuf
JAKARTA –
Tahun ini Kementerian Agama meminta kuota CPNS untuk formasi penyuluh agama sebanyak 3.000 kursi. Permintaan itu dilakukan untuk menutup penyuluh agama PNS yang sudah pensiun beberapa tahun terakhir. Sekjen Kemenag Nursyam mengatakan, saat ini komposisi PNS penyuluh agama didominasi pegawai tua-tua.
“Kita khawatir jika mereka pansiun, sulit mencari penggantinya,” ujar Nursyam di kantor Kemenag Jakarta, kemarin. Dalam beberapa tahun terakhir, Nursyam menjelaskan ada sekitar 70 ribu penyuluh agama PNS yang pensiun. Mantan rektor IAIN Sunan Ampel Surabaya itu mengatakan, pihaknya sudah memasukkan usulan kuota CPNS baru formasi penyuluh agama ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Semoga usulan kami itu disetujui BKN,” katanya. Dengan banyaknya penyuluh agama yang berstatus non-PNS, Nursyam menjelaskan banyak keluhan soal gaji atau kesejahteraan. Sebab selama ini gaji resmi penyuluh agama dari Kemenag hanya Rp 300 ribu per bulan. Gaji ini tentu sangat kecil, dibandingkan tanggung jawab mereka sebagai penyuluh agama.
Menurut mantan Dirjen Pendidikan Islam itu, permohonan kuota CPNS baru untuk formasi penyuluh agama tadi tersebar di semua agama. Memang penyuluh agama Islam bakal lebih banyak. Tetapi penyuluh agama-agama lain juga tetap mendapatkan formasi. Nur syam mengatakan, salah satu tugas penting penyuluh agama ini adalah mengantisipasi menyebarnya pemahaman-pemahaman agama yang menyimpang.
“Seperti pemahaman agama Islam yang radikal. Pemahaman ini bisa dicegah oleh penyuluh agama,” tandasnya. (wan/jos/jpnn)
- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/03/kemenag-minta-3-000-kuota-untuk-penyuluh-agama.html#sthash.GnMtpTnH.dpuf
Kemenag Minta 3.000 Kuota untuk Penyuluh Agama
- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/03/kemenag-minta-3-000-kuota-untuk-penyuluh-agama.html#sthash.GnMtpTnH.dpuf
JAKARTA –
Tahun ini Kementerian Agama meminta kuota CPNS untuk formasi penyuluh agama sebanyak 3.000 kursi. Permintaan itu dilakukan untuk menutup penyuluh agama PNS yang sudah pensiun beberapa tahun terakhir. Sekjen Kemenag Nursyam mengatakan, saat ini komposisi PNS penyuluh agama didominasi pegawai tua-tua.
“Kita khawatir jika mereka pansiun, sulit mencari penggantinya,” ujar Nursyam di kantor Kemenag Jakarta, kemarin. Dalam beberapa tahun terakhir, Nursyam menjelaskan ada sekitar 70 ribu penyuluh agama PNS yang pensiun. Mantan rektor IAIN Sunan Ampel Surabaya itu mengatakan, pihaknya sudah memasukkan usulan kuota CPNS baru formasi penyuluh agama ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Semoga usulan kami itu disetujui BKN,” katanya. Dengan banyaknya penyuluh agama yang berstatus non-PNS, Nursyam menjelaskan banyak keluhan soal gaji atau kesejahteraan. Sebab selama ini gaji resmi penyuluh agama dari Kemenag hanya Rp 300 ribu per bulan. Gaji ini tentu sangat kecil, dibandingkan tanggung jawab mereka sebagai penyuluh agama.
Menurut mantan Dirjen Pendidikan Islam itu, permohonan kuota CPNS baru untuk formasi penyuluh agama tadi tersebar di semua agama. Memang penyuluh agama Islam bakal lebih banyak. Tetapi penyuluh agama-agama lain juga tetap mendapatkan formasi. Nur syam mengatakan, salah satu tugas penting penyuluh agama ini adalah mengantisipasi menyebarnya pemahaman-pemahaman agama yang menyimpang.
“Seperti pemahaman agama Islam yang radikal. Pemahaman ini bisa dicegah oleh penyuluh agama,” tandasnya. (wan/jos/jpnn)
- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/03/kemenag-minta-3-000-kuota-untuk-penyuluh-agama.html#sthash.GnMtpTnH.dpuf
Honorer K2 Dijatah 30 Ribu Kursi CPNS
SUMUTPOS.CO-
KABAR baik bagi para peminat kursi CPNS baik dari jalur umum maupun honorer kategori dua (K2). Pemerintah memastikan tahun ini ada penerimaan CPNS, dengan kuota yang diusulkan KemenPAN-RB ke kemenkeu sebanyak 134 ribu CPNS. Sebanyak 30 ribu di antaranya untuk honorer K2.
Asdep Koordinasi Kebijakan, Penyusunan Evaluasi Program, dan Pembinaan Integritas SDM Aparatur KemenPAN-RB Subowo Djoko Widodo mengatakan, untuk pelaksanaan tes akan digelar Agustus 2015. Sebulan sebelumnya, yakni Juli, kepastian formasinya akan ditetapkan.
Subowo mengatakan, perkiraan jadwal itu berdasar permintaan MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi. Karena itu, usulan formasi dari seluruh instansi, termasuk pemda, ditunggu secepatnya.
“Agar penetapan formasi bisa dilaksanakan sesuai jadwal,” ujar Subowo Djoko Widodo di kantornya, Jakarta, kemarin (12/5).
Dijelaskan, dari 134 ribu kuota CPNS 2015, formasi terbesar dialokasikan tenaga pendidik, kesehatan, penyuluh, dan fungsional tertentu. Jumlah kuota 134 ribu itu merupakan gabungan dari sisa formasi CPNS 2014 yang tidak terpakai, jumlah pensiunan PNS serta honorer K2. Untuk honorer K2, dialokasikan sebanyak 30 ribu. “Begitu juga honorer K2 yang belum lulus, kita masukkan tahun ini juga,” terang Bowo
Karena menyangkut masalah penggajian, hingga saat ini kemenPAN-RB masih menunggu persetujuan dari kemenkeu soal penganggaran yang disiapkan. Jadi, berapa nanti kuota yang diusulkan kemenPAN-RB disetujui kemenkeu, sudah tentu mempertimbangkan aspek kemampuan keuangan negara.
Nantinya, bersamaan dengan penetapan formasi, maka ditetapkan juga jabatan apa saja yang membutuhkan CPNS. Begitu kelar, maka dikirim surat edaran ke seluruh instansi mengenai jadwal tahapan rekrutmen.
“Kemungkinan Juni sudah bisa dikeluarkan surat edaran kepada seluruh instansi. Setelah itu penetapan formasi akhir Juni sampai Juli. Akhir Juli pengumuman pengadaan dan Agustus dites,” terangnya.
Namun, dia tidak menampik jadwal akan berubah lagi. Hanya saja, jika toh molor, pelaksanaan tes tetap diusahakan sebelum Desember. “Karena sesuai aturan, batas pengadaan CPNS tahun ini ya akhir tahun,” terangnya. (sam/azw)
SUMUTPOS.CO-
KABAR baik bagi para peminat kursi CPNS baik dari jalur umum maupun honorer kategori dua (K2). Pemerintah memastikan tahun ini ada penerimaan CPNS, dengan kuota yang diusulkan KemenPAN-RB ke kemenkeu sebanyak 134 ribu CPNS. Sebanyak 30 ribu di antaranya untuk honorer K2.
Asdep Koordinasi Kebijakan, Penyusunan Evaluasi Program, dan Pembinaan Integritas SDM Aparatur KemenPAN-RB Subowo Djoko Widodo mengatakan, untuk pelaksanaan tes akan digelar Agustus 2015. Sebulan sebelumnya, yakni Juli, kepastian formasinya akan ditetapkan.
Subowo mengatakan, perkiraan jadwal itu berdasar permintaan MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi. Karena itu, usulan formasi dari seluruh instansi, termasuk pemda, ditunggu secepatnya.
“Agar penetapan formasi bisa dilaksanakan sesuai jadwal,” ujar Subowo Djoko Widodo di kantornya, Jakarta, kemarin (12/5).
Dijelaskan, dari 134 ribu kuota CPNS 2015, formasi terbesar dialokasikan tenaga pendidik, kesehatan, penyuluh, dan fungsional tertentu. Jumlah kuota 134 ribu itu merupakan gabungan dari sisa formasi CPNS 2014 yang tidak terpakai, jumlah pensiunan PNS serta honorer K2. Untuk honorer K2, dialokasikan sebanyak 30 ribu. “Begitu juga honorer K2 yang belum lulus, kita masukkan tahun ini juga,” terang Bowo
Karena menyangkut masalah penggajian, hingga saat ini kemenPAN-RB masih menunggu persetujuan dari kemenkeu soal penganggaran yang disiapkan. Jadi, berapa nanti kuota yang diusulkan kemenPAN-RB disetujui kemenkeu, sudah tentu mempertimbangkan aspek kemampuan keuangan negara.
Nantinya, bersamaan dengan penetapan formasi, maka ditetapkan juga jabatan apa saja yang membutuhkan CPNS. Begitu kelar, maka dikirim surat edaran ke seluruh instansi mengenai jadwal tahapan rekrutmen.
“Kemungkinan Juni sudah bisa dikeluarkan surat edaran kepada seluruh instansi. Setelah itu penetapan formasi akhir Juni sampai Juli. Akhir Juli pengumuman pengadaan dan Agustus dites,” terangnya.
Namun, dia tidak menampik jadwal akan berubah lagi. Hanya saja, jika toh molor, pelaksanaan tes tetap diusahakan sebelum Desember. “Karena sesuai aturan, batas pengadaan CPNS tahun ini ya akhir tahun,” terangnya. (sam/azw)
Langganan:
Komentar (Atom)